Bagi UKM yang baru memulai bisnis, maka yang terpenting adalah PROFIT dan CASH. Setuju?

CASH didapatkan dari SELLING yang berarti produk terjual dan bisa membantu customer yang membutuhkan solusi atas permasalahan nya.

SELLING ini sifatnya temporer. Tidak bisa Bertahan lama maka perlu perencanaan marketing untuk beberapa bulan hingga beberapa tahun ke depan.

Nah, biasanya perencanaan seperti ini adalah kelemahan UKM. karena kesibukan meng-handle operasional bisnis, hal penting ini sering terlewat. Benar apa benar?

Namun, di tengah keterbatasan tersebut ada satu hal simpel yang bisa dilakukan UKM agar produknya lebih dikenal dan mampu mendatangkan Customer loyal yaitu MEMBANGUN BRAND.

Membangun brand dilakukan di awal memulai bisnis dan ketika ada persaingan. Harus jelas apa masalah yang akan diselesaikan, harus tau produk apa yang ingin dijual, dst. Sebelum terjun dalam persaingan bisnis, minimal Anda sudah terbayang “arena perang” nya.

Namun, jika sudah terlanjur berbisnis dengan strategy brand yang kurang tepat, kita perlu reprofiling. Kembali menemukan apa yang salah dan memperbaikinya. Mungkin produk yang ditawarkan tidak menjadi solusi bagi customer, mungkin produknya kurang inovatif, nama brand yang tidak tepat, logo dan visual Identity tidak selaras sehingga tampil kurang meyakinkan dan tidak professional, dan lain sebagainya.

Maka, saran saya bangunlah Brand dengan analisa sederhana di awal menggunakan Brand Canvas. Ada beberapa pertanyaan yang harus dieksplorasi UKM untuk membangun brand. Intinya adalah UKM akan mengetahui lebih dalam tentang Brand nya, tau siapa kompetitor nya dan mempunyai positioning yang tepat dalam menghadapi persaingan bisnis.

Seperti ribet ya mas?
Simpel kok. Asalkan Anda mau berfikir sebentar demi masa depan brand yang saat ini Anda bangun.

Biaya nya mahal ya mas kalo mau branding produk.?
Mahal atau tidaknya tergantung mindset Anda. Brand dan Branding adalah investasi.

Saya paham, yang harus dilakukan UKM di awal memulai bisnis adalah mencari PROFIT dan CASH.

Maka Branding yang aplikatif bisa dilakukan dengan bertahap. Mulailah dengan memilih nama brand yang tepat, logo yang sesuai dengan brand personality, lalu milikilah desain kemasan produk yang menarik Customer. Lalu pastikan aspek legalitas Nama Brand Anda sudah terdaftar di HKI. Itu dulu saja yang perlu Anda lakukan di awal. Simpel kan?

Jika mau diskusi step by step dalam membangun brand silakan hubungi saya atau kita bisa ngopi bareng. Asyik kan?

Kita sharing2 ringan aja. Gak perlu dibawa ribet. Oke? Siap?

 

Salam hangat,
Kawakibi Digital Branding
wa.me/628561395548