Analisis SWOT juga diperlukan sama halnya dengan branding pada umumnya. Analisis SWOT adalah metode analisis perencanaan strategis yang digunakan untuk memonitor dan mengevaluasi lingkungan brand sekolah baik lingkungan eksternal dan internal dalam upaya untuk perencanaan dan pengembangan brand. Analisis SWOT sebenarnya adalah alat yang sangat sederhana, namun sangat membantu anda untuk dalam strategi untuk membangun dan mengembangkan brand sekolah anda.

SWOT merupakan akronim dari kata: kekuatan (strengths), kelemahan (weaknesses), peluang (opportunities), dan ancaman (threats) dalam suatu proyek atau suatu spekulasi bisnis. Keempat faktor itulah yang membentuk akronim SWOT.

SWOT melibatkan 4 hal ini untuk mengidentifikasi faktor internal dan eksternal yang sifatnya menguntungkan dan merugikan bagi sebuah brand. Bisa di bilang, 4 faktor ini adalah pilar utama dalam menentukan baik buruknya sebuah perencanaan yang sedang dilakukan. 4 pilar ini membentuk keterkaitan yang harus diidentifikasi sangat jauh demi perencanaan yang matang, efektif, cepat dan tepat. Sehingga value brand anda akan menjadi lebih hidup dan tidak sia sia.

  • kelemahan (weaknesses) yang mencegah keuntungan dari peluang (opportunities) yang ada,
  • kekuatan (strengths) yang mampu menghadapi ancaman (threats) yang ada, dan
  • kelemahan (weaknesses) yang mampu membuat ancaman (threats) menjadi nyata atau menciptakan sebuah ancaman baru.

Lebih jauh mengenai 4 pilar ini, akan lebih baik jika dibahas dengan menggunakan tabel yang dibuat dalam kertas besar berbentuk kisi kisi sehingga dapat dianalisis dengan baik hubungan dari setiap aspek.

Strengths (kekuatan) dan Weaknesses (kelemahan) adalah 2 sifat yang berasal dari internal sekolah anda. hal-hal yang dapat dikontrol oleh sekolah anda dan dapat berubah.

Sedangkan Opportunities (peluang) dan Threats (ancaman) adalah hal eksternal yang dapat mempengaruhi bradn sekolah anda atau hal-hal yang terjadi di luar kendali sekolah anda. Anda dapat memanfaatkan peluang dan melindungi dari ancaman, tetapi Anda tidak dapat mengubahnya.

1.     Kekuatan ( Strengths ) dapat menggambarkan keunggulan sekolah anda dan apa yang sekolah anda miliki sebagai hal yang bisa ditonjolkan. Misalnya fasilitas, lokasi hingga tim branding dan marketing anda.. Ini adalah faktor-faktor yang berkontribusi pada keberhasilan sekolah anda. Kekuatan, seperti layanan pelanggan berperingkat tinggi juga membantu sekolah anda mempertahankan dan meningkatkan keunggulan.

2.     Kelemahan (weaknesses) berarti menghentikan sekolah anda dari kinerja pada tingkat optimalnya. Mereka adalah area di mana bisnis perlu ditingkatkan agar tetap kompetitif. Biasanya ini adalah hal hal yang nilainya kurang dari poin strengths, misalnya fasilitas kurang lengkap, lokasi sedikit rumit, dll

3.     Peluang (Opportunities) mengacu pada faktor yang menguntungkan dan dapat memberikan keunggulan kompetitif bagi sekolah anda. Misalnya, jika sekolah anda memiliki prestasi akademik dan non akademik, ini bisa menjadi peluang untuk mengikat konsumen.

4.     Ancaman (threats) mengacu pada faktor-faktor yang berpotensi merugikan sekolah anda. Misalnya mahalnya fasilitas fasilitas yang dibutuhkan dan kompetitor lain yang memiliki track record lebih bagus dalam hal prestasi. Selain itu faktor tak terkendali seperti bencana alam, kebijakan pemerintah, juga dapat menjadi sebuah ancaman untuk brand sekolah anda. Mengidentifikasi ancaman dapat membantu mengungkap hambatan keberhasilan dan memposisikan perusahaan untuk mengembangkan strategi untuk mengatasinya.

4 pilar dalam analisi SWOT ini akan membuat strategi yang solid untuk memprioritaskan PR yang perlu anda lakukan untuk mengembangkan brand sekolah anda. Anda mungkin berpikir bahwa anda sudah tahu semua yang perlu anda lakukan untuk berhasil, tetapi dengan menerapkan Analisis SWOT, anda akan dipaksa untuk melihat sekolah anda dengan cara baru dan dari arah baru. Anda akan melihat kekuatan dan kelemahan dalam strategi brand anda, dan mengatur cara agar bagaimana anda dapat memanfaatkannya untuk memanfaatkan peluang dan ancaman yang ada di pasar audiens anda.

Pendiri dan pemimpin perusahaan perlu terlibat secara mendalam karena dalam merangkai SWOT bukanlah hal mudah yang bisa didelegasikan kepada orang lain.

Cara melakukan Analisis SWOT

  1. Kumpulkan sekelompok orang yang memiliki perspektif berbeda tentang sekolah anda dalam satu tim. Tetapi tidak lantas semua orang dapat anda undang, pilihlah orang yang dapat mewakili berbagai aspek dalam brand sekolah anda, mulai dari tim branding, layanan pelanggan hingga pemasaran dan pengembangan sebuah brand. Setiap orang harus memiliki bagian dalam hal ini.

Selain itu feedback dari audiens dan pelanggan anda juga bisa dijadikan sebagai masukan dan rencana dalam analisis SWOT di luar jajaran internal sekolah anda untuk keputusan yang lebih baik. Kuncinya adalah memiliki semua sudut pandang yang berbeda sehingga keputusan terbaik akan diperoleh.

  1. Kedua, lakukan brainstorming selama lima hingga 10 menit. Brainstorming singkatnya adalah tekkhnik yang digunakan untuk menemukan solusi terhadap masalah tertentu dengan mengumpulkan ide ide secara spontan. Brainstorming dapat memaksimalkan kreativitas kelompok dalam hal menghasilkan ide dan menentukan ide mana yang paling mungkin berhasil diterapkan. Ada beberapa catatan yang diterapkan oleh Bapak brainstorming dunia Alex Osborn dalam melaksanakan brainstorming
  • Tidak adanya kritik terhadap setiap ide yang dilontarkan
  • Semakin banyak ide semakin baik
  • Bangunlah ide satu sama lain
  • Doronglah munculnya ide ide liar.
  1. Setelah semua ide diorganisasikan, sekarang saatnya untuk menentukan peringkat ide. Anda bisa menggunakan sistem pemungutan suara di mana setiap orang bisa memilih 1 sampai 3 ide yang menurut mereka bagus dengan setiap peringkatnya bernilai 10, 9, dan 8. Ini bukanlah nilai yang disematkan, namun lebih kepada nilai prioritas, sehingga nantinya seorang kepala rapat akan lebih mudah menganalisa dengan adanya sebuah nilai dari 3 ide yang dipilih. Selain itu, dalam setiap ide yang dipilih, setidaknya para pemberi suara memberikan gagaasan kenapa dia memilih hal itu dengan memetakan kekuatan dan kelemahan sebuah ide menurut pendapat sang pemilih suara.
  2. Berdasarkan latihan pemungutan suara, maka ide ide diurutkan sesuai dengan peringkatnya. Daftar peringkat ini akan memungkinkan ke tahap selanjutnya yaitu sebahai bahan diskusi. Ide ide ini akan disaring dengan menggunakan 4 metode yang telah disampaikan diatas. Apa yang disampaikan oleh para pemberi suara tentang kekuatan dan kelemahan sebelumnya bisa diambil poin besarnya sehingga tercipta sebuah data yang lebih valid, dari data tersebut kemudian dijabarkan lebih lanjut dengan menggunakan 2 metode selanjutnya yaitu peluang dan ancaman. Selain itu anda dapat menggunakan daftar pertanyaan untuk membuat analisi SOT lebih mudah, dibawah ini adalah salah satu contoh beberapa pertanyaan untuk mengidentifikasi analisi SWOT dengan 4 metode pilar menjadi lebih mudah

Kekuatan (Strength)

  • Aset apa yang Anda dimiliki oleh sekolah anda ?
  • Fasilitas apa yang dimiliki sekolah anda?
  • Apa keunggulan kompetitif yang sekolah anda miliki dibandingkan pesaing Anda?

·         Apa keunggulan kompetitif kita? Kelemahan (Weaknesses)

  • Apakah aset dan fasilitas yang dimiliki memiliki kekurangan ?
  • Proses marketing apa yang kurang ?
  • Apakah ada aset dan fasilitas yang kurang ?

Peluang (Opportunities)

  • Apakah brand sekolah telah menunjukkan perkembangan ? dan apakah ada tren yang dapat diaplikasikan dengan yang sekolah miliki untuk menarik calon pelanggan ?
  • Adakah acara atau event yang dapat dimanfaatkan sekolah anda dalam mengembangkan brand sekolah anda?
  • Segmen pasar baru apa yang bisa kita jelajahi?

Ancaman (Threats)

  • Apakah sekolah anda memiliki pesaing potensial yang dapat memasuki pasar audiens anda?
  • Adakah ide yang dilakukan bertentangan dengan apa yang ada disekitar ?
  • Adakah ide ide kompetitor yang dapat menjadi ancaman ?

·         Apa yang dilakukan pesaing kita dengan baik?

Strengths Weaknesses Opportunities Threats
Lokasi: Pusat kota yang sibuk Macet Pertumbuhan daerah yang selalu meningkat ditambah peran kota malang sebagai kota pendidikan Kompetisi: Sekolah serupa yang sudah terkenal

Namun perlu diingat bahwa anda tidak perlu melakukan analisa sepanjang hari, satu atau dua jam sudah cukup. Melakukan analisis SWOT mirip dengan pertemuan mendengerkan pendapat, untuk mengetahui cara yang benar dan salah dalam menjalankan suatu hal. Disarankan untuk memminta setiap orang mencatat dan minta setiap orang diam-diam menghasilkan ide untuk memulai sesuatu. Hal ini untuk mencegah groupthink dan memastikan bahwa semua suara didengar.

Baca juga : Mengapa Sekolah Harus Go Digital Branding ?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *